#Agen6702 – bbangkyu

Misi berbahaya

Tw/ fighting , blood .


Ji changmin si keras kepala tetap datang untuk menyelesaikan misi terakhirnya sebelum ia mengundurkan diri menjadi salah satu agen rahasia di Korea. Dengan keadaan paha yang masih dibalut perban, beberapa bekas luka di tangan dan wajahnya ia berjalan terseok-seok ia masuk ke dalam mobil yang sedari tadi sudah ada agen lain, yaitu agen 67 tak lain adalah sang kekasih.

Changmin duduk dengan perlahan kemudian memasang seatbelt miliknya dan lanjut mengabarkan leadernya bahwa ia telah bersama agen 67 dan segera berangkat ke lokasi. Kim Younghoon sang agen 67 segera mengendarai mobilnya dengan laju yang cukup cepat.

. . . . Keadaan selama perjalanan di mobil sangat lah sepi tidak seperti biasanya saat mereka biasa menjalankan misi berdua, akan ada perbincangan diantara keduanya kadang pula diselipkan canda dan tawa. Younghoon yang marah pada partner sekaligus kekasihnya ini hanya diam sambil mengepalkan tangannya di atas kemudi sementara Changmin menolehkan kepalanya ke luar jendela.

. . . .

Akhirnya setelah mereka sampai di tempat tujuan, sebelum mereka berdua keluar Younghoon menahan pergelangan tangan Changmin yang akan turun dari mobil. Ia memegang bahu kekasihnya dan menatap kedua mata yang selalu menjadi favoritenya itu.

“Tolong kalau kamu udah gak sanggup buat selesaiin misi ini kamu telpon agen 11 dan agen 98, mereka sudah aku suruh stand by di dekat sini. Aku mohon sama kamu untuk tetap selamat. Kamu paham kan?

Younghoon memohon pada Changmin dengan sorot mata yang tegas namun terselip kekhawatiran yang dalam. Changmin hanya bisa menjawab dengan sebuah anggukan dan kemudian memeluk kekasihnya dengan sangat erat.

Younghoon membalas dengan memeluk erat Changmin sambil menciumi pucuk kepala kekasihnya. Ia begitu khawatir dengan kondisi kekasihnya, meskipun Younghoo tahu kalau Changmin memiliki pain tolerance yang tinggi tapi tetap saja keadaan Changmin saat ini sangat tidak baik. Dan untuk menjalankan misi yang lebih berbahaya dari yang sebelumnya ini butuh keadaan yang sehat.

Younghoon kemudian melepaskan pelukan mereka, ia lalu menangkup pipi Changmin yang banyak memiliki luka. Ia tatap kekasihnya dengan penuh cinta lalu Younghoon mencium mata, hidung, serta kedua pipi Changmin dan setelahnya ia melumat perlahan bibir yang selalu jadi candu untuknya.

“Tolong jangan buat aku semakin khawatir oke? Kalau gak sanggup kamu bisa langsung masuk ke mobil dan balik ke markas. Mari kita selesaikan misi ini dengan sempurna dan kembali dalam keadaan hidup.”

“Baik agen 67! Sekarang ayo kita selesaikan misi ini bersama-sama!”

Akhirnya Younghoon dan Changmin keluar dari mobil dan segera berpisah. Changmin bersama 10 orang timnya menuju ke arah timur sementara Younghoon bersama 10 orang timnya ke arah barat.

. . . .

Setelah 30 menit mereka berpencar, akhirnya mereka bertemu dititik pusat dimana musuh yang sesungguhnya sudah berada disana.

Untuk bisa mencapai titik pusat Changmin beserta tim yang kini sisa 3 orang sangatlah sulit.

Bisa dilihat bagaimana Changmin yang wajahnya penuh dengan darah segar, luka dipahanya bekas tembakan kemarin kembali terbuka dan mengeluarkan darah sementara 3 orang lainnya terluka dibagian lengan dan kepala.

Sementara Younghoon beserta tim yang sisa 5 orang hanya terluka dibagian tangan saja. Younghoon yang melihat bagaimana kekasihnya terluka begitu parah langsung menghampirinya.

“Sudah saya bilang kalau gak sanggup untuk menyelesaikan misi ini, tolong berhenti agen 02!” Younghoon memarahi Changmin dengan matanya yang merah menahan amarah yang bercampur dengan rasa khawatir.

“Bagaimana mungkin kau akan menyelesaikan misi ini kalau keadaan kau saja sudah terluka begitu parah?!” “Biar saya beserta tim yang menyelesaikan misi ini dan kalian kembali ke markas!”

Changmin yang tak terima karena disuruh kembali ke markas padahal timnya sudah ambruk begitu banyak menarik kerah agen 67 dengan kencang.

“Apa-apaan kau menyuruhku untuk mundur! Tidak lihat sudah 7 orang dari timku yang gugur?!!! Aku tak akan mungkin membiarkan mereka lolos! Aku akan menangkap mereka meskipun aku harus mati!”

“TAPI KEADAAN KAU TERLUKA PARAH JI CHANGMIN!”

“PERSETAN DENGAN KEADAAN! AKU AKAN BUNUH MEREKA SEMUA.”